Gula kelapa terbuat dari getah dari pohon kelapa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gula, meskipun rasanya enak, namun tidak baik untuk kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Meski begitu, ada alternatif yang lebih baik untuk memberi rasa manis pada makanan dan minuman. Baca Juga Salah satunya adalah dengan mamakai gula kelapa, gula yang bersumber dari nira pohon kelapa. Gula ini memiliki reputasi yang lebih beragam.
Setelah dikumpulkan, nira pohon kelapa dipanaskan dan airnya dibiarkan menguap. Saat mengering, jadilah gula merah, kristalisasi yang manis seperti gula putih biasa. Gula kelapa mengandung jumlah gula yang sebanding dengan satu porsi sendok teh gula pasir. Empat hingga lima gram gula kelapa setara dengan empat gram dalam gula pasir.
"Secara nutrisi, satu perbedaan antara gula kelapa dan gula tebu biasa adalah gula kelapa memiliki indeks glikemik yang lebih rendah ," kata Galloway seperti dilansir laman Well and Good.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Apakah Benar Pendatang Telah Mencuri Pekerjaan Warga Australia?Artikel ini diproduksi oleh ABC IndonesiaJumlah pekerja migran yang besar menjadi salah satu penopang perekonomian Australia tenagakerjaasing
Read more »
Wahana Antariksa NASA Temukan 'Tulang Manusia' di Mars, Apakah Itu?Gambar tulang manusia diambil kamera wahana antariksa NASA pada 2014. Simak penjelasan NASA terkait gambar yang sempat memunculkan teori konspirasi.
Read more »
Kasus Baru Corona Indonesia Capai 1.000 per Hari, Apakah Ini Puncaknya?Apakah Indonesia telah memasuki puncak pandemi corona? Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, menjelaskan.
Read more »
Ciri-ciri Orang Hiperseks, Apakah Sama dengan Libido Tinggi?Pengidap hiperseks, baik wanita maupun pria, umumnya tidak menyadari bahwa dirinya menderita gangguan ini.
Read more »
Dokter Reisa: Ada yang Masih Bertanya, Apakah Covid-19 Benar-benar AdaAnggota Tim Komunikasi Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro menyebutkan, masih ada masyarakat yang meragukan keberadaan Covid-19. Corona
Read more »
Waktu Menginap Semakin Lama, Apakah Kecenderungan Tren Baru?Saat pandemi, mereka yang memiliki anggaran lebih memilih bekerja dari vila atau hotel. Mereka juga menjauh dari pandemi dengan menginap di hotel.
Read more »