Apa yang Salah dari Tradisi ‘Kawin Tangkap’ di Sumba?

United States News News

Apa yang Salah dari Tradisi ‘Kawin Tangkap’ di Sumba?
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 63%

Peristiwa 'kawin tangkap’ di Nusa Tenggara Timur (NTT) akhir Juni kemarin memicu kritik dari berbagai kalangan. Namun ada yang mengatakan bahwa praktik ini merupakan tradisi sejak dulu. Lalu, apakah yang salah?

“Saya yakin, dalam komunitas penganut kepercayaan Marapu pada masa lalu dan masa kini, yang melakukan praktikdan piti rambang, akan selalu memperhatikan ketentuan ini. Sehingga tidak sembarangan juga mereka mempraktikan,” tambah David, merefleksikan padangannya atas buku Oe H. Kapita.Namun bagi Dr. Arianti Restianti Hunga, ahli Sosiologi Agama Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, masyarakat seharusnya tidak pusing dengan perang istilah.

"Apapun namanya saya tidak peduli, mau kawin tangkap, mau kawin culik, intinya ada pemaksaan di situ, atas nama birahi dari seseorang,” tegasnya. "Betapa perempuan sendiri tidak mengerti transaksi yang terkait dengan tubuhnya. Harus kita lakukan pendidikan kritis agar perempuan lugas membahasakan sesuatu yang terkait dengan tubuhnya, transaksi atas tubuhnya,” tandasnya.Sementara yang mendesak saat ini, kata Arianti, adalah menyelamatkan para perempuan yang masih ‘diculik’. Dia mengatakan, korban kawin tangkap pasti mengalami luka mendalam.

“Harusnya kesadaran . Tapi kalau tidak diatur? Kan begitu. Jadi harus diatur. Karena saya rasa belis itu adalah tirani, tirani bagi perempuan Sumba,” tandasnya.menuntut Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk menerbitkan Perda Larangan Kawin Tangkap di 4 kabupaten di Pulau Sumba.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Alex Noerdin soal CSR: Kenapa Dibesar-besarkan, Apa yang Salah?Alex Noerdin soal CSR: Kenapa Dibesar-besarkan, Apa yang Salah?Wakil Ketua Komisi VII Alex Noerdin buka suara soal pelibatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) pada holding BUMN tambang. AlexNoerdin CSR via detikfinance
Read more »

Akun Instagramnya Dinonaktifkan, Kekeyi: Apa Salah Aku?Akun Instagramnya Dinonaktifkan, Kekeyi: Apa Salah Aku?Banyak perjuangan yang sudah dilalui membuat Kekeyi merasa berat harus kehilangann akun Instagramnya yang penuh kenangan itu.
Read more »

Pertamina Turunkan Harga Pertalite Rp6.450 per Liter di Denpasar, Ada Apa?Pertamina Turunkan Harga Pertalite Rp6.450 per Liter di Denpasar, Ada Apa?PT Pertamina (Persero) menurunkan harga Pertalite Rp6.450 per liter khusus di Denpasar, Bali dalam rangka mendorong masyarakat...
Read more »

PPPK Seleksi 2019 Tak Kunjung Diangkat, Ada Apa?PPPK Seleksi 2019 Tak Kunjung Diangkat, Ada Apa?Perpres yang baru ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah Perpres mengenai jabatan PPPK.
Read more »

Menteri Edhy: Saya Tidak Peduli akan Di-bully Seperti Apa...Menteri Edhy: Saya Tidak Peduli akan Di-bully Seperti Apa...Alih-alih memusingkan celotehan masyarakat, Menteri Edhy lebih memilih mengurusi hal lain yang jauh lebih penting.
Read more »



Render Time: 2025-02-26 10:56:44