Aktivis Hong Kong Nathan Law melarikan diri ke London, Inggris, setelah Cina memberlakukan UU Keamanan. KoranTempo HongKongSecurityLaw
LONDON – Ia melarikan diri dari Hong Kong setelah Cina memberlakukan undang-undang kontroversial soal keamanan nasional Hong Kong.
Dia menambahkan, “Selalu ada satu pesan saya, Hong Kong tidak akan pernah menyerah. Kami tidak patah. Sebaliknya, kami mempersiapkan dengan baik untuk menghadapi pertempuran sulit berikutnya.” Law adalah anggota pendiri Demosisto, sebuah partai yang dibubarkan awal pekan lalu sebagai tanggapan atas UU keamanan nasional Hong Kong. Partainya berkampanye untuk demokrasi dan hak suara bagi warga Hong Kong tentang bagaimana kota ini akan dijalankan.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diadili - Peristiwa - koran.tempo.coSebanyak 13 aktivis pro-demokrasi Hong Kong mulai diadili, kemarin.
Read more »
Gelombang Ketiga Covid-19, Disney Land Hong Kong Kembali DitutupPenutupan Disneyland yang dimulai 15 Juli sejalan dengan langkah pemerintah dan otoritas kesehatan setempat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Read more »
Lebih dari 600 ribu Warga Hong Kong Berikan Suara dalam Pemilihan OposisiLebih dari 600.000 warga Hong Kong memberikan suara mereka dalam pemilihan pendahuluan kelompok-kelompok demokrasi akhir pekan ini. Jumlah pemilih yang berpartisipasi kali ini melebihi jumlah yang d
Read more »
Baru dibuka, Disneyland Hong Kong tutup lagi besokTaman bermain Disneyland Hong Kong akan ditutup lagi mulai Rabu di tengah kenaikan jumlah infeksi virus corona di kawasan tersebut, kata Walt Disney Co, Senin ...
Read more »
Trump Akhiri Hubungan Dagang Istimewa AS dengan Hong Kong'Hong Kong kini diperlakukan sama seperti Tiongkok daratan. Tidak ada lagi perlakuan khusus, tidak ada lagiu perlakuan ekonomi, dan tidak ada lagi ekspor teknologi sensitif.'
Read more »
Sasar China, Trump akhiri perlakuan khusus pada Hong Kong - BBC News IndonesiaTrump menandatangani perintah untuk mengakhiri perlakuan khusus pada Hong Kong, seiring makin kerasnya tindakan pemerintah AS terhadap China. 'Tidak ada hak istimewa, tidak ada perlakuan ekonomi spesial,' cetusnya.
Read more »