Ahmad Basarah: PDIP Buka Pintu Maaf Jika Pembakar Bendera Partai Akui Kesalahan

United States News News

Ahmad Basarah: PDIP Buka Pintu Maaf Jika Pembakar Bendera Partai Akui Kesalahan
United States Latest News,United States Headlines
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 83%

Aksi demonstrasi penolakan terhadap Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), di depan gedung DPR pada Rabu 24 Juni 2020 diwarnai dengan pembakaran bendera PDIP.

Atas peristiwa itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menilai partainya diberlakukan tidak adil."Merasa kecewa dan diperlakukan dengan tidak adil serta tidak berprikemanusiaan atas insiden pembakaran bendera partai, dan berbagai fitnah kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, serta menuduh PDI perjuangan sebagai partai komunis dan sebagainya, yang dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Basarah kepada Liputan6.

"PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih atas segala kritik dan masukan serta koreksi yang telah disampaikan oleh semua pihak atas RUU-HIP ini. Namun, yang tidak dibenarkan dan tidak kita kehendaki dalam pengunaan hak demokrasi tersebut jika dilakukan dengan cara kekerasan dan fitnah yang tidak dapat dibuktikan yang berpotensi menjadi suatu perbuatan tindak pidana dan dapat mengaburkan substansi permasalahan yang sedang kita bahas," ungkap Ketua DPP PDIP ini.

"Bu Mega telah mengingatkan segenap kader PDI Perjuangan untuk memegang teguh Pancasila sebagai suruh perjuangan dalam menghadapi setiap ancaman dan masalah kebangsaan yang muncul," jelas Basarah. "Atas dasar pertimbangan itulah, serta untuk memberikan pendidikan politik dan cara berdemokrasi berdasar atas hukum yang baik dan berkeadaban maka dengan sadar, namun juga dengan sangat terpaksa kami menempuh langkah hukum dan melaporkan kepada aparat penegak jukum atas berbagai aksi kekerasan dan fitnah yang dilakukan oleh oknum-oknum yang telah mencederai semangat demokrasi kita," tegas Basarah.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Basarah Jelaskan Alasan PDIP Laporkan Pembakaran Bendera |Republika OnlineBasarah Jelaskan Alasan PDIP Laporkan Pembakaran Bendera |Republika OnlinePDI Perjuangan bersedia memaafkan oknum-oknum yang telah membakar bendera.
Read more »

Top 3 News: Instruksi Tjahjo Kumolo Setelah Bendera PDIP DibakarTop 3 News: Instruksi Tjahjo Kumolo Setelah Bendera PDIP DibakarTop 3 News, Tjahjo Kumolo meminta pengurus anak ranting, DPC, DPD dan fraksi PDIP di parlemen mendatangi pihak Kepolisian agar mengusut tuntas pembakaran bendera partainya.
Read more »

Ketua DPD PDIP Sumut Mengundurkan Diri, Japorman: Bukan Karena Jadi Tersangka KPK - Tribunnews.comKetua DPD PDIP Sumut Mengundurkan Diri, Japorman: Bukan Karena Jadi Tersangka KPK - Tribunnews.comKetua DPD PDIP Sumut Mengundurkan Diri, Japorman: Bukan Karena Jadi Tersangka KPK via tribunnews
Read more »

Jadi Embrio Perpecahan Bangsa, Pembakaran Bendera PDIP Harus Diusut TuntasJadi Embrio Perpecahan Bangsa, Pembakaran Bendera PDIP Harus Diusut TuntasPancasila pun menuntun kita untuk bermusyawarah dan mufakat. Ini penting agar bangsa ini tidak punah karena perang saudara akibat adu domba.
Read more »

Bendera Dibakar, PDIP Jakarta Timur akan Aksi di Polres |Republika OnlineBendera Dibakar, PDIP Jakarta Timur akan Aksi di Polres |Republika OnlineDalam video penolakan RUU HIP terekam pembakaran benderan, di antaranya bendera PDIP.
Read more »

Bendera PDIP Dibakar, Kader Akar Rumput Bergerak Lapor PolisiBendera PDIP Dibakar, Kader Akar Rumput Bergerak Lapor PolisiPara kader akar rumput PDIP tak terima dengan pembakaran bendera PDIP oleh massa aksi yang menolak pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 08:38:59