Mayoritas driver ojol masih akan bertahan setelah pandemi Covid-19 selesai.
Hasil survei Centre for Strategic and International Studies yang dilakukan kepada mitra aplikasi transportasi online Grab menyebutkan, mayoritas driver ojol masih akan bertahan setelah pandemi Covid-19 selesai.
Kepala Departemen Ekonomi CSIS Yose Rizal Damuri mengatakan, 98 persen driver ojol yang berada di daerah Jakarta dan sekitarnya masih akan menjadikan Grab sebagai sumber pendapatan utama. Berdasarkan hasil studi tersebut, meski sempat tidak dapat mengangkut penumpang, driver ojol masih mampu menggunakan jasa lain, seperti pengiriman barang dan makanan, sebagai sumber pendapatan.ini merasa masih bisa mengandalkan platform Grab untuk peningkatan kehidupan mereka di masa mendatang. Termasuk ketikaBaca juga:
Kendati demikian, hasil studi tersebut menunjukan adanya pergeseran tren jasa yang akan dilakukan oleh driver ojol. Nantinya, mayoritas driver ojol akan lebih bergantung kepada jasa pengiriman makanan dan barang, ketimbang mengangkut penumpang.Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Update Covid-19: Positif Covid-19 47.896, Sembuh 19.241Update Covid-19: Positif Covid-19 47.896, Sembuh 19.241. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 17.908 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 668.219.
Read more »
Ancaman Covid-19 Belum Berakhir, Jokowi: Masyarakat Berperan Besar Turunkan Kasus Covid-19Jokowi mengatakan ancaman Covid-19 di Indonesia belum berakhir. Menurutnya, masyarakat berperan besar menekan jumlah kasus dan mencegah penyebaran Covid-19.
Read more »
3 Kunci Bangkitkan Pariwisata Saat Pandemi COVID-19Sektor pariwisata yang dibuka saat COVID-19 harus ada rasa aman, sehat, dan nyaman.
Read more »
BNPT: Jaringan Teroris Aktif Rekrut Anggota Baru selama Pandemi Covid-19BNPT menemukan aksi jaringan kelompok teroris yang merekrut anggota baru, baik secara daring (online) maupun luar jaringan (offline) selama pandemi.
Read more »