Seorang pelajar bernama Farhan Safitra, 17, menjadi korban pemerasan dan perampokan di Jalan Cimanuk tepat di samping gedung Balai Buntar Kota Bengkulu, Jumat (31/7) malam. pemerasan
jpnn.com, BENGKULU - Seorang pelajar bernama Farhan Safitra, 17, menjadi korban pemerasan dan perampokan di Jalan Cimanuk tepat di samping gedung Balai Buntar Kota Bengkulu, Jumat malam. Pelakunya sembilan orang dan kini dalam penyelidikan ke kepolisian setempat. Kronologi kejadian berawal saat korban hendak pulang ke rumah, dan saat melintas di Tempat Kejadian Perkara korban berhenti hendak buang air kecil.
Pemesan Sabu-sabu asal Medan Itu Ternyata Pelaku Pembunuhan Anggota Polisi Mataram
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Tawuran Berujung Maut di Bekasi, 1 Pemuda TewasGSNB (17) meninggal dunia akibat dibacok pelaku dengan celurit dalam tawuran, di depan Pasar Lama Jalan Raya Hankam, Jati Rahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi.
Read more »
Kisah Pemuda Dirikan Sekolah Sungai, Berawal dari Keprihatinan Akan Tong Sampah RaksasaBerawal dari keprihatinan dengan sungai yang dijadikan tempat pembuangan sampah, Edo bersama pemuda lainnya menginisiasi sekolah sungai pada 2019.
Read more »
Cinta Ditolak Seorang Janda, Pemuda Ini Malah Bertindak NekatPenemuan sesosok mayat pria dengan posisi tergantung di pohon bikin heboh warga Desa Lampeong, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (1/8). bunuhdiri
Read more »
Pemuda Minahasa Ini Tepergok Masuk Kamar dan Perkosa Siswi SMPPerbuatan bejat RN diketahui oleh orang tua korban berada di dalam kamar anak gadisnya pada Kamis (30/7/2020) subuh. RN...
Read more »
Djoko Tjandra Ditangkap, Pemuda Muhammadiyah: Belum Final, Awasi!Ditangkapnya Djoko Tjandra tentu saja bukanlah langkah final. Masyarakat harus tetap mengawasi proses hukum selanjutnya...
Read more »
Pemuda Hidayatullah Kirim Kurban ke Desa Terluar di Kaimana |Republika OnlineSelama kampung Nagura berdiri, baru tiga kali warga memotong hewan kurban.
Read more »